infotabola.it.com – Kemenangan dramatis berhasil diraih Sassuolo saat menjamu Atalanta dalam lanjutan Serie A. Bermain di Stadion Mapei, Minggu (1/3/2026) malam WIB, laga ini benar-benar penuh cerita. Bukan cuma soal skor 2-1, tapi juga perjuangan luar biasa tim tuan rumah yang harus main dengan 10 pemain sejak awal pertandingan. Menariknya lagi, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, justru tampil solid dan langsung jadi bahan pujian media Italia. Situasinya? Bisa dibilang ini kemenangan yang rasanya kayak bonus besar buat Sassuolo.
Read More : Atlético Madrid Vs Inter
Sassuolo Menang Meski Main 10 Orang
Pertandingan sebenarnya berjalan cukup berat buat Sassuolo. Baru menit ke-16, striker mereka Andrea Pinamonti harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah dari wasit. Biasanya kondisi seperti ini bikin tim langsung drop. Tapi yang terjadi justru kebalikannya. Sassuolo malah tampil makin rapat dan disiplin. Mereka sukses membuka keunggulan lewat gol Ismael Kone pada menit ke-23. Stadion langsung pecah karena gol itu datang di tengah tekanan besar dari Atalanta.
Masuk babak kedua, tekanan tim tamu makin gila. Namun lagi-lagi Sassuolo mampu mencuri momentum. Kristian Thorstvedt menggandakan keunggulan pada menit ke-69 lewat skema serangan cepat yang bikin lini belakang Atalanta kaget. Atalanta sendiri baru bisa memperkecil skor lewat gol Yunus Musah di menit ke-88. Sayangnya, waktu sudah terlalu mepet untuk mengejar ketertinggalan. Skor 2-1 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.
Jay Idzes Tampil Kalem tapi Efektif
Nama Jay Idzes langsung ramai dibahas usai pertandingan. Bek berdarah Indonesia-Belanda itu tampil tenang meski timnya terus ditekan sepanjang laga. Berdasarkan data Fotmob, Idzes mencatatkan:
- 6 sapuan bola penting
- 1 intersep krusial
- beberapa duel udara sukses
Rating 6,6 memang terlihat standar, tapi kontribusinya terasa banget di lapangan. Apalagi Sassuolo harus bertahan hampir sepanjang pertandingan setelah kehilangan satu pemain. Media lokal Italia bahkan memberi nilai lebih tinggi. Sassuolo News memberikan rating 7 untuk performanya malam itu. Mereka menilai Idzes cepat beradaptasi setelah sempat kesulitan menghadapi bola-bola atas di awal laga. Setelah itu? Pertahanan Sassuolo nyaris nggak kasih ruang.
Duet Jay Idzes dan Muharemovic Jadi Kunci
Salah satu faktor kemenangan Sassuolo ada di chemistry lini belakang. Duet Jay Idzes bersama Tarik Muharemovic tampil kompak menjaga area pertahanan. Atalanta berkali-kali mencoba strategi crossing dan umpan panjang karena unggul jumlah pemain. Tapi justru di situ kekuatan Sassuolo terlihat.
Idzes dan Muharemovic mampu membaca arah bola dengan baik. Banyak serangan Atalanta mentok bahkan sebelum masuk kotak penalti. Media Italia menyebut duet bek tengah ini tampil “luar biasa”, terutama saat menghadapi tekanan nonstop sepanjang laga. Muharemovic bahkan beberapa kali naik membantu distribusi bola dari belakang, membuat Sassuolo tetap bisa bernapas meski ditekan habis-habisan.
Fabio Grosso, Pertandingan yang Gila
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, nggak bisa menyembunyikan rasa puasnya setelah laga berakhir.Menurutnya, kemenangan ini terasa spesial karena diraih dalam situasi yang sangat sulit.Ia menyebut pertandingan tersebut sebagai laga yang “gila”. Bermain dengan 10 orang sejak menit awal tapi tetap menang melawan tim yang baru tampil di Liga Champions jelas bukan hal biasa.Grosso juga memuji mental para pemainnya yang tetap fokus sampai akhir pertandingan.
Sassuolo Dekati Zona Eropa
Tambahan tiga poin membuat Sassuolo naik ke posisi delapan klasemen Serie A dengan koleksi 38 poin. Jarak menuju zona kompetisi Eropa kini makin tipis. Kemenangan beruntun ini jadi sinyal kalau Neroverdi bukan lagi tim kejutan semata. Mereka mulai terlihat konsisten, terutama di sektor pertahanan. Dan tentu saja, performa stabil Jay Idzes ikut jadi salah satu alasan kenapa lini belakang Sassuolo makin sulit ditembus.
Kalau performa seperti ini terus dijaga, bukan nggak mungkin nama Jay Idzes bakal makin sering muncul di headline media Italia. Bahkan peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan pun mulai terbuka lebar bagi Sassuolo. Singkatnya, ini bukan sekadar kemenangan biasa, tapi momentum besar yang bisa mengubah arah musim mereka.