infotabola.it.com – Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, kembali jadi sorotan setelah membantu LOSC Lille meraih kemenangan penting atas FC Nantes di pekan ke-24 Ligue 1 musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stade Pierre-Mauroy pada Minggu (1/3/2026) malam WIB itu berlangsung super ketat. Lille sempat dibuat frustrasi sepanjang laga karena sulit membongkar pertahanan Nantes. Tapi drama akhirnya datang di detik-detik terakhir.
Read More : Mulai Gacor di Man United, Benjamin Sesko Diminta Konsisten Cetak Gol Sampai Akhir Musim
Gol kemenangan baru tercipta pada menit 90+4 lewat aksi Nathan Ngoy yang sukses jadi penyelamat tim tuan rumah. Skor 1-0 pun cukup buat Lille mengamankan tiga poin penting sekaligus kembali naik ke posisi lima klasemen sementara.
Tampil Full 90 Menit, Verdonk Tetap Jadi Andalan
Di laga ini, Calvin Verdonk lagi-lagi dipercaya tampil sejak menit awal oleh pelatih Bruno Genesio. Bek berdarah Aceh tersebut bermain penuh selama 90 menit tanpa diganti. Ini jadi penampilan full match kelima Verdonk bersama Lille musim ini. Kepercayaan pelatih jelas bukan tanpa alasan. Ia tampil disiplin menjaga sisi kiri pertahanan dan ikut memastikan timnya mencatatkan clean sheet.
Secara permainan, Lille memang lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun Nantes beberapa kali mencoba menyerang lewat serangan balik cepat. Di sinilah peran Verdonk cukup terasa karena mampu menutup ruang dengan rapi.Meski pertandingan berjalan alot, lini belakang Lille tetap solid sampai peluit akhir berbunyi.
Media Prancis Beri Kritik Meski Pertahanan Solid
Menariknya, performa Verdonk tetap mendapat catatan dari media lokal Prancis, Le Petit Lillois. Media tersebut memberi rating 5,5 untuk pemain Timnas Indonesia itu. Nilainya memang bukan yang tertinggi, tapi masih masuk empat besar pemain Lille pada laga tersebut.
Beberapa pemain lain mendapat nilai lebih tinggi seperti Nathan Ngoy (7,5), Chancel Mbemba (6), dan kiper Berke Ozer (6). Le Petit Lillois mengakui Verdonk tampil cukup kokoh saat bertahan. Namun mereka menilai kontribusinya dalam membantu serangan masih kurang maksimal. Menurut laporan mereka, sisi kiri Lille jadi sedikit terbuka karena Verdonk jarang naik membantu serangan. Dengan kata lain, performanya defensif banget, tapi ofensifnya belum terlalu kelihatan.
Statistik Calvin Verdonk Vs Nantes Justru Moncer
Kalau melihat data statistik, sebenarnya performa Verdonk nggak bisa dianggap biasa saja. Platform analisis pertandingan Fotmob bahkan memberi rating tinggi, yakni 7,7. Bek berusia 27 tahun itu mencatatkan 121 sentuhan bola, jadi pemain dengan jumlah sentuhan terbanyak di pertandingan tersebut. Artinya, aliran bola Lille cukup sering melewati dirinya. Akurasi umpannya juga solid. Dari 90 percobaan umpan, sebanyak 73 sukses mencapai target atau sekitar 81 persen akurat. Dalam urusan bertahan, kontribusinya juga jelas terasa:
1 tekel sukses
3 sapuan penting
2 intersep krusial
Menang 2 dari 3 duel darat
Menang 1 dari 2 duel udara
Statistik ini menunjukkan Verdonk bermain efektif menjaga keseimbangan tim, terutama saat Nantes mencoba menekan di babak kedua.
Modal Penting Jelang Laga Berat Lille
Kemenangan atas Nantes jelas jadi suntikan moral buat Lille yang sedang bersaing ketat di papan atas Ligue 1. Konsistensi pemain seperti Calvin Verdonk bakal sangat dibutuhkan, apalagi jadwal padat mulai menanti. Walau sempat dikritik karena minim kontribusi menyerang, peran bek modern memang nggak selalu soal assist atau overlap. Kadang, menjaga pertahanan tetap aman justru jadi pekerjaan paling penting.
Sejauh ini, Verdonk terlihat makin nyaman dengan sistem permainan Lille. Jika mampu menambah kontribusi ofensif, bukan tidak mungkin rating dari media Prancis bakal ikut naik di laga-laga berikutnya. Performa stabil seperti ini juga jadi kabar bagus buat Timnas Indonesia, karena Verdonk terus mendapatkan menit bermain reguler di level kompetisi elite Eropa.