Denzel Dumfries ke Real Madrid, Inter Milan Terancam Krisis Bek Kanan! Ini Kandidat Penggantinya

Denzel Dumfries ke Real Madrid, Inter Milan Terancam Krisis Bek Kanan! Ini Kandidat Penggantinya

infotabola.it.com – Nama Denzel Dumfries jadi sorotan besar di bursa transfer musim panas ini. Bek kanan milik Inter Milan itu dikabarkan semakin dekat menuju kepindahan ke Real Madrid setelah adanya kesepakatan personal antara kedua pihak. Kabarnya, Real Madrid siap menebus klausul rilis sang pemain yang berada di angka sekitar 20 juta euro.

Read More : Bayern Munchen Rebut Gelar Bundesliga Ke-35

Jika semua berjalan mulus, Dumfries akan mengakhiri masa baktinya setelah lima musim berseragam Nerazzurri. Bahkan, ia disebut sudah menjalani tes medis saat menjalani tugas internasional jelang Piala Dunia 2026.

Kabar ini jelas jadi pukulan untuk Inter, apalagi Dumfries selama ini jadi salah satu motor penting di sisi kanan pertahanan.

Inter Milan Mulai Bergerak Cari Pengganti

Meski kehilangan pemain inti bukan hal mudah, Inter tidak mau terlalu lama larut. Manajemen klub langsung bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan untuk musim baru. Nama yang muncul ke permukaan adalah bek muda milik Atalanta, yaitu Marco Palestra.

Pemain berusia 21 tahun ini dinilai punya karakter permainan yang mirip dengan Dumfries, terutama dalam hal kecepatan dan agresivitas menyerang dari sisi sayap. Inter melihat Palestra sebagai investasi jangka panjang, bukan hanya solusi instan.

Tantangan Berat di Bursa Transfer

Walaupun minat Inter cukup serius, jalan menuju Palestra tidak akan mudah. Atalanta masih mengikat sang pemain dengan kontrak panjang hingga 2029. Itu artinya, mereka tidak berada dalam tekanan untuk menjual. Pihak Atalanta bahkan disebut hanya akan melepas Palestra jika ada tawaran mendekati 50 juta euro.

Angka ini jelas cukup tinggi untuk kondisi finansial Inter saat ini, meski klub tetap punya strategi khusus untuk negosiasi. Di sisi lain, persaingan dari klub lain juga bisa muncul kapan saja, membuat situasi semakin rumit.

Performa Palestra dan Perkembangan Karier

Ketertarikan Inter terhadap Palestra bukan tanpa alasan. Musim 2025/2026 menjadi titik penting dalam kariernya saat ia menjalani masa peminjaman di Cagliari. Di sana, Palestra tampil cukup konsisten dan berhasil mencuri perhatian banyak pengamat. Performanya bahkan membawanya mendapat panggilan ke tim nasional Italia pada Maret 2026.

Meski begitu, perjalanan internasionalnya belum berjalan mulus. Ia sempat menjadi bagian skuad Italia yang gagal melangkah ke Piala Dunia, sebuah hasil yang memperpanjang catatan kurang baik bagi Gli Azzurri di turnamen besar. Namun secara individu, Palestra tetap dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di pos bek kanan saat ini.

Inter Milan Masih Punya Fondasi Kuat

Meski isu kepergian Dumfries jadi kabar besar, kondisi skuad Inter secara keseluruhan masih cukup solid. Musim 2025/2026 mereka akhiri dengan catatan positif setelah menjuarai Serie A dan Coppa Italia. Namun, langkah mereka di Eropa terhenti lebih cepat setelah disingkirkan oleh Bodo/Glimt pada fase knockout Liga Champions.

Meski begitu, banyak pihak masih menilai Inter sebagai salah satu kandidat kuat di liga domestik musim depan.

Strategi Cristian Chivu Hadapi Bursa Transfer

Pelatih Cristian Chivu menegaskan bahwa klub sudah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi dinamika transfer. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara pemain muda dan pemain berpengalaman. Menurutnya, Inter selalu punya daftar alternatif untuk setiap posisi agar tidak panik ketika terjadi perubahan mendadak.

Chivu juga menyinggung nama Palestra. Meski tidak ingin berkomentar terlalu jauh, ia mengakui bahwa pemain muda Italia seperti Palestra punya nilai penting dalam menjaga identitas klub.

Kesimpulan

Situasi transfer ini menunjukkan bahwa Inter Milan sedang memasuki fase transisi penting. Kepergian Dumfries ke Real Madrid bisa jadi awal perubahan besar di sisi kanan pertahanan. Jika berhasil mendatangkan Palestra, Inter bukan hanya menutup lubang, tapi juga membangun fondasi masa depan yang lebih segar dan kompetitif. Bursa transfer masih panjang, dan semua kemungkinan masih bisa terjadi.