infotabola.it.com – Pertandingan Super League 2025/2026 antara Persijap Jepara vs Persis Solo berlangsung sengit dari awal sampai akhir. Duel yang digelar dengan tensi tinggi ini sebenarnya menyajikan banyak peluang. Namun sayangnya, hingga peluit panjang berbunyi, kedua tim tetap gagal mencetak gol. Laga ini juga sempat diwarnai drama kartu merah dan keputusan VAR yang bikin suasana makin panas di lapangan. Meski harus bermain dengan 10 orang di akhir pertandingan, Persijap tetap mampu menahan gempuran Persis.
Read More : Liga Jepang Resmi Rekrut Pelatih Top Italia
Laga Ketat Sejak Menit Awal
Sejak kick-off dimulai, Persijap langsung tampil agresif. Tim tuan rumah mencoba menguasai bola dan membangun serangan secara perlahan dari lini tengah. Mereka beberapa kali mencoba menusuk lewat sisi sayap untuk membuka pertahanan Persis. Peluang pertama datang pada menit ke-8 lewat tendangan bebas Borja Herrera. Bola sempat meluncur ke kotak penalti dan mengarah ke gawang. Namun kiper Persis, Muhammad Riyandi, sigap menepis bola tersebut sebelum menjadi ancaman serius.
Persis tidak tinggal diam. Tim tamu juga mulai membalas serangan. Pada menit ke-15, Fernando Maricic melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola masih melebar di sisi kanan gawang Persijap. Sepuluh menit kemudian, Persis kembali mendapatkan peluang. Kali ini Maricic mengirim umpan datar ke dalam kotak penalti yang langsung disambut oleh Dejan Tumbas. Namun tembakan striker Persis itu justru melambung jauh dari sasaran.
Persijap juga sempat mengancam lewat Iker Guarrotxena pada menit ke-38. Ia menerima bola di dalam kotak penalti dan langsung melepaskan tembakan keras. Tapi lagi-lagi Riyandi tampil solid dan mampu mengamankan bola dengan baik. Menjelang akhir babak pertama, Tumbas kembali mendapatkan kesempatan emas pada menit 45+1. Namun penyelesaian akhirnya masih belum akurat. Babak pertama pun berakhir tanpa gol dengan skor 0-0.
Babak Kedua Penuh Drama dan Kartu Merah
Memasuki babak kedua, tempo permainan justru semakin meningkat. Persis langsung menekan sejak awal untuk mencari gol pembuka. Pada menit ke-47, Carlos Franca hampir saja memecah kebuntuan setelah berhadapan langsung dengan Riyandi. Sayangnya, sang kiper masih mampu menepis bola dengan refleks cepat. Drama terjadi pada menit ke-50 saat Jose Luis Rodriguez dianggap melakukan pelanggaran berbahaya terhadap Paparyha di kotak penalti. Wasit awalnya langsung memberikan penaltiuntuk Persis.
Namun setelah melakukan pengecekan melalui teknologi Video Assistant Referee (VAR), keputusan tersebut akhirnya dibatalkan. Wasit menilai insiden itu tidak cukup keras untuk dianggap pelanggaran serius. Persis nyaris saja mencetak gol pada menit ke-67. Paparyha yang lolos dari pengawalan berhasil berhadapan dengan kiper Persijap. Namun bola yang ia lepaskan justru mengenai tiang gawang. Suporter Persis pun sempat menahan napas melihat peluang emas itu gagal berbuah gol.
Petaka bagi Persijap datang pada menit ke-77. Jose Luis akhirnya benar-benar harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah karena pelanggaran keras terhadap Paparyha. Keputusan ini membuat Persijap harus bermain dengan 10 pemain di sisa waktu pertandingan. Unggul jumlah pemain membuat Persis semakin percaya diri menyerang. Mereka terus menekan pertahanan Persijap sejak menit ke-80.
Persijap Bertahan Mati-matian Hingga Akhir
Meski kalah jumlah pemain, Persijap tidak panik. Mereka memilih bermain lebih rapat di lini belakang dan mengandalkan serangan balik cepat. Persis sebenarnya punya beberapa peluang emas di menit-menit akhir. Pada menit ke-88, Abu Kamara mendapatkan kesempatan lewat sundulan di depan gawang. Namun bola justru melambung meski tanpa gangguan berarti. Persijap juga sempat mencoba mencuri gol di penghujung pertandingan. Tendangan keras Franca pada menit ke-90 hampir saja mengejutkan Persis, tetapi bola masih melayang tipis di atas mistar.
Drama kembali terjadi di masa injury time. Pada menit 90+4, Abu Kamara sudah berdiri bebas di dalam kotak penalti. Ia melepaskan tendangan keras yang mengarah ke gawang. Namun kiper Persijap, Muhammad Ardiansyah, tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan penting. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah. Pertandingan Persijap Jepara vs Persis Solo pun berakhir imbang 0-0. Hasil ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Meski tanpa gol, laga Persijap Jepara vs Persis Solo tetap menyajikan pertandingan seru dengan banyak peluang dan drama yang membuat penonton terus tegang sampai akhir.