infotabola.it.com – Laga panas Liga Italia antara Roma vs Juventus benar-benar bikin jantung supporter naik turun. Main di kandang sendiri, Stadion Olimpico, Roma sebenarnya sudah di atas angin. Tapi ya namanya sepak bola, drama bisa datang kapan aja. Kemenangan yang udah di depan mata malah buyar gara-gara gol super dramatis di menit akhir. Pertandingan ini berakhir dengan skor 3-3, hasil yang jelas bikin fans Roma cuma bisa geleng-geleng kepala. Udah unggul, udah dominan, eh poin penuh malah lepas begitu saja.
Read More : Spanyol Vs
Roma Langsung Gas Sejak Awal Pertandingan
Dari peluit pertama dibunyikan, Roma langsung tampil agresif. Baru lima menit jalan, tekanan demi tekanan langsung dikasih ke lini pertahanan Juventus. Atmosfer Stadion Olimpico yang penuh bikin mental pemain Roma makin pede buat nyerang terus. Peluang pertama datang dari Niccolo Pisilli lewat sepakan mendatar ke arah tengah gawang. Sayangnya, Mattia Perin masih sigap mengamankan bola.
Nggak lama kemudian, Lorenzo Pellegrini ikut coba peruntungan lewat tembakan keras hasil bola rebound, tapi lagi-lagi gagal berbuah gol. Roma benar-benar nggak kasih napas buat Juventus. Donyell Malen juga sempat mengancam lewat tembakan rendah dari dalam kotak penalti. Namun performa Perin malam itu bisa dibilang lagi on fire banget.
Setelah serangan bertubi-tubi, Roma akhirnya pecah telur di menit ke-39. Wesley Franca sukses memanfaatkan umpan matang dari Pisilli dan mengubah skor jadi 1-0. Stadion langsung pecah! Keunggulan ini bertahan sampai turun minum.
Babak Kedua, Gol Balas-Membalas Bikin Deg-degan
Masuk babak kedua, Juventus ternyata nggak tinggal diam. Baru menit ke-47, Francisco Conceicao bikin kejutan lewat sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang nggak mampu dijangkau kiper Roma. Skor berubah jadi 1-1, dan pertandingan makin panas. Roma langsung merespons cepat. Di menit ke-54, Lorenzo Pellegrini kembali jadi kreator serangan lewat umpan akurat yang diselesaikan Evan Ndicka dengan tendangan ke pojok kanan gawang. Roma kembali unggul 2-1.
Momentum Roma makin menggila saat Donyell Malen mencetak gol ketiga pada menit ke-65. Dia menerima umpan terobosan, menggiring bola dengan tenang, lalu menaklukkan kiper Juventus lewat tendangan cungkil yang super elegan. Skor berubah jadi 3-1 dan fans Roma mulai yakin kemenangan udah di tangan.
Tapi di sinilah drama sebenarnya dimulai. Menit ke-78, Jeremie Boga sukses memperkecil ketertinggalan Juventus lewat sepakan voli keras dari sisi kiri kotak penalti. Skor jadi 3-2, dan tensi pertandingan langsung naik drastis. Roma mulai terlihat gugup. Juventus pun makin percaya diri buat ngejar ketertinggalan.
Gol Injury Time yang Bikin Roma Patah Hati
Saat pertandingan memasuki injury time, banyak yang mengira Roma bakal mengamankan tiga poin penting. Namun kenyataan berkata lain. Federico Gatti muncul sebagai penyelamat Juventus. Lewat situasi kemelut di depan gawang, dia berhasil mencetak gol penyama kedudukan yang langsung membungkam Stadion Olimpico. Skor berubah jadi 3-3. Wasit pun tak lama meniup peluit panjang.
Roma yang sebelumnya hampir menang, harus rela berbagi poin di kandang sendiri. Rasanya? Jelas nyesek maksimal. Hasil ini jadi bukti kalau Liga Italia selalu penuh kejutan. Roma tampil dominan hampir sepanjang laga, tapi Juventus menunjukkan mental kuat sampai detik terakhir. Buat Roma, ini bukan cuma kehilangan dua poin, tapi juga pelajaran mahal soal fokus hingga peluit akhir berbunyi.