Sassuolo Bikin Kejutan! Jay Idzes dkk Tumbangkan Tim Level Liga Champions Meski Main 10 Orang

Sassuolo Bikin Kejutan! Jay Idzes dkk Tumbangkan Tim Level Liga Champions Meski Main 10 Orang

infotabola.it.com – Laga pekan ke-27 Liga Italia benar-benar jadi malam yang nggak bakal dilupakan fans Sassuolo. Bermain di kandang sendiri, tim berjuluk I Neroverdi sukses bikin kejutan besar setelah menang 2-1 atas Atalanta,  tim yang baru aja tampil garang di kompetisi level Liga Champions. Yang bikin makin gokil, kemenangan ini diraih saat Sassuolo harus bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan. Penyerang mereka, Andrea Pinamonti, langsung kena kartu merah di menit ke-16 usai melakukan tekel keras.

Read More : Nico Paz

Situasi ini jelas bikin banyak orang mikir kalau Sassuolo bakal kesulitan. Tapi kenyataannya? Justru kebalik. Alih-alih bertahan total, Jay Idzes dan kawan-kawan malah tampil makin pede. Mereka tetap menyerang dan berhasil membuka keunggulan lewat gol Ismael Kone di menit ke-23. Stadion langsung pecah.

Momentum itu terus dijaga sampai akhirnya Kristian Thorstvedt menggandakan skor di menit ke-69. Atalanta memang sempat memperkecil kedudukan lewat Yunus Musah di menit ke-88. Namun waktu sudah terlalu mepet. Sassuolo tetap keluar sebagai pemenang dengan skor akhir 2-1.

Catatan Sejarah Baru yang Akhirnya Pecah

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa. Ada sejarah yang akhirnya berhasil ditorehkan Sassuolo musim ini. Untuk pertama kalinya sepanjang perjalanan mereka di Serie A, Sassuolo mampu meraih 10 kemenangan hanya dalam 27 pertandingan awal musim. Statistik ini jadi bukti kalau performa tim benar-benar naik level. Nggak cuma itu, kemenangan atas Atalanta juga membuat Sassuolo sukses mencatatkan tiga kemenangan beruntun di Liga Italia. Terakhir kali mereka melakukan hal serupa terjadi pada Maret 2023. Jadi bisa dibilang, tren positif ini bukan kebetulan semata.

Sejak akhir Januari, performa tim Hijau Hitam memang lagi panas-panasnya. Dari enam laga terakhir, mereka berhasil mengamankan lima kemenangan. Konsistensi ini perlahan mengangkat posisi tim di papan klasemen. Saat ini Sassuolo sudah mengoleksi 38 poin dan duduk di peringkat ke-8 klasemen sementara Liga Italia. Posisi yang sebelumnya mungkin nggak banyak diprediksi di awal musim.

Kalahkan Tim yang Baru Menggila di Liga Champions

Kemenangan ini terasa makin spesial karena lawan yang mereka hadapi bukan tim sembarangan. Atalanta datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Borussia Dortmund 4-1 di ajang Liga Champions dan lolos ke babak 16 besar sebagai satu-satunya wakil Italia. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengaku hasil ini seperti penyempurna perjalanan timnya musim ini. Menurutnya, banyak orang lupa kalau Sassuolo sebenarnya baru saja promosi dari Serie B.

Lonjakan performa ke level kompetitif seperti sekarang jelas bukan hal gampang. Banyak tim promosi biasanya sibuk bertahan dari zona degradasi. Tapi Sassuolo justru punya ambisi lebih besar. Grosso menegaskan timnya nggak mau cuma sekadar aman di klasemen. Setiap pertandingan dianggap sebagai peluang untuk terus menambah poin.

Target Selanjutnya,  Bukan Sekadar Bertahan

Dengan koleksi hampir menyentuh angka psikologis 40 poin,  batas aman dari degradasi,  posisi Sassuolo sebenarnya sudah cukup nyaman. Namun ambisi mereka ternyata belum berhenti di situ. Tim ini mulai melirik peluang tampil di kompetisi antarklub Eropa musim depan. Jalan memang masih panjang, tapi performa stabil membuat harapan itu terasa realistis. Jay Idzes dkk sekarang menunjukkan mental tim yang beda. Nggak gampang panik meski kalah jumlah pemain, tetap disiplin, dan berani mengambil risiko saat menyerang.

Kalau tren positif ini terus berlanjut, bukan nggak mungkin Sassuolo bakal jadi kuda hitam paling berbahaya di sisa musim Serie A. Singkatnya, kemenangan atas Atalanta bukan cuma soal skor. Ini soal mental, perkembangan tim, dan bukti kalau Sassuolo sekarang bukan lagi tim pelengkap liga. Mereka datang buat bersaing,  dan mungkin, bikin kejutan yang lebih besar lagi.